Berita Terbaru

Doa Bersama Dalam Rangkaian Hari Jadi Purwakarta

Doa Bersama Dalam Rangkaian Hari Jadi Purwakarta

access_time2020-07-17 14:00:31 tagBerita Tautan

Rangkaian Hari Jadi Purwakarta ke-189 dan Kabupaten Purwakarta ke-52 diawali dengan doa bersama yang dihadiri sejumlah pimpinan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala dinas dan diikuti kepala desa/lurah secara virtual. Doa bersama itu berlangsung di Masjid Agung Baing Yusuf Purwakarta, Kamis (16/7/2020). Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengaku rangkaian hari jadi tahun ini memang berbeda dengan tahun sebelumnya. Pihaknya menyesuaikan dengan kondisi pada saat ini yaitu adanya pandemi Covid-19. "Meski berbeda namun tidak mengurangi rasa syukur kita bersama lapisan masyarakat di hari jadi Purwakarta," ujar Anne. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangun dan mewujudkan Purwakarta Istimewa yang memang menjadi visi misi dirinya selaku bupati. "Visi misi tidak akan berjalan kalau tidak ada dukungan semua pihak, peran masyarakat sangat penting dalam mensukseskan visi misi itu," kata dia. Diketahui, dalam doa bersama rangkaian hari jadi Purwakarta juga diisi dengan menyalurkan zakat dari para PNS yang dihimpun melalui Baznas kepada masyarakat. "Hampir semua Dinas sudah menyalurkan zakat melalui Baznas, yang paling banyak dari Dinas Pendidikan setiap bulannya itu lebih dari Rp130 juta. Ada dua Dinas belum menyetorkan, nanti saya instruksikan untuk segera menyetorkannnya," demikian Ambu Anne. (*) Sumber : https://purwakartakab.go.id/read/859

Peninjauan MPP Kabupaten Purwakarta (Bale Madukara) oleh Kementrian PAN-RB

Peninjauan MPP Kabupaten Purwakarta (Bale Madukara) oleh Kementrian PAN-RB

access_time2020-07-06 15:49:19 tagMal Pelayanan Publik

Jumat Pagi, (3/7/2020) Diawali dengan Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pembangunan Mal Pelayanan Publik bertempat Di Aula Janaka Pemkab Purwakarta, Jl. Gandanegara No. 25 yang dipimpin langsung oleh Sekda Purwakarta Iyus Permana. Hadir dalam rapat tersebut para Kepala OPD, beberapa unsur Kementrian/Lembaga, BUMN/BUMD serta Tim Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PAN-RB. Muchamad Nurcahja Selaku Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Purwakarta memberikan pemaparan perihal progres pembangunan Mal Pelayanan Publik (Bale Madukara) Purwakarta. Yang rencananya diawal tahun 2020 ini akan dilakukan pembangunan tahap berikutnya. Namun dikarenakan adanya wabah virus covid 19 pembangunan MPP mengalami penundaan dan akan dimulai lagi pelaksanaannya pada bulan Juli ini. Sehingga bulan Desember mendatang diharapkan sudah bisa diresmikan. Dengan dihadirkannya Tim dari Deputi Bidang Pelayanan Publik KemenPAN-RB Sekda berharap dapat memberi arahan dan masukan terhadap pembangunan MPP di Kabupaten Purwakarta. Dalam paparannya Tim KemenPAN-RB menjelaskan dengan panjang lebar mengenai penyelenggaraan mal pelayanan publik. Hingga akhirnya rapat ditutup dengan sesi tanya jawab. Pemerintah Kabupaten Purwakarta terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di Purwakarta. Hal ini dibuktikan dengan adanya peninjauan lokasi Mal Pelayanan Publik (Bale Madukara) Oleh Tim Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi.Tim Deputi beserta rombongan dengan didampingi oleh Kepala DPMPTSP Purwakarta turun langsung meninjau ke lokasi Mal Pelayanan Publik Purwakarta (Bale Madukara) usai ditutupnya Rapat.  Mal Pelayanan Publik merupakan pembaharuan sistem pelayanan publik di Indonesia. Dan langkah strategis serta respon yang cepat dari seluruh jajaran hingga intansi dalam hal pelayanan publik. Karena Mal Pelayanan Publik diprioritaskan untuk seluruh warga Purwakarta, sehingga semuanya terlayani secara cepat dalam satu gedung.

Pegawai Pemkab Purwakarta Wajib Pakai Masker Saat Kerja

Pegawai Pemkab Purwakarta Wajib Pakai Masker Saat Kerja

access_time2020-04-08 05:49:17 tagBerita Harian

Pemkab Purwakarta, kembali menyiapkan Surat Edaran (SE) yang harus dijalankan oleh seluruh pegawai pemerintahan selama masa penanggulangan Covid-19. Dalam edaran tersebut disebutkan bahwa seluruh pegawai, baik ASN maupun non ASN untuk selalu memakai masker selama beraktifitas. "Dalam upaya antisipasi ini, seluruh pihak tanpa kecuali, harus turut terlibat untuk meningkatkan kewaspadaan. Salah satunya, dengan selalu menggunakan masker selama beraktifitas di luar, kata Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika, Selasa (7/4/2020). Menurutnya, edaran baru tersebut sengaja dibuat, merujuk pada rekomendasi dari organisasi kesehatan dunia (WHO). Karena, menurutnya, hal itu bisa menjadi bagian dari upaya meminimalisasi penyebaran virus, termasuk corona. Pihaknya mengajak seluruh pegawai, baik yang ada di lingkungan Setda, dinas/OPD hingga pemerintahan tingkat desa, serta pihak-pihak terkait lainnya supaya turut andil dalam upaya pencegahan dan antisipasi penyebaran Covid-19 di wilayahnya."Selama tanggap Covid-19, seluruh pegawai tanpa kecuali, wajib menggunakan masker," ujarnya. Ia mengaku sudah menyiapkan sanksi bagi pegawai yang tak mengindahkan surat edaran tersebut. Sanksinya, dari mulai pemotongan tunjangan hingga penangguhan kenaikan jabatan mereka. "Kami berharap, edaran ini bisa dijalankan sebagaimana mestinya. Ini, demi kebaikan bersama. Untuk maskernya, bisa menggunakan yang berbahan kain. Sehingga bisa digunakan berkali-kali," jelas dia. Anne menuturkan, selain edaran khusus pegawai pemerintahan, beberapa waktu lalu pihaknya pun telah melayangkan edaran ke seluruh pemilik supermarket, minimarket dan pasar modern lainnya. Dalam edaran itu, mereka diminta untuk menyiapkan fasilitas kebersihan sesuai SOP di lingkungan mereka, termasuk menyiagakan petugas untuk memeriksa suhu tubuh pengunjung. Diketahui, kemarin, Senin (6/4/2020) Anne dan Forkopimda menyempatkan diri menyisir pusat perbelanjaan untuk memastikan apakah mereka sudah menjalankan instruksi tersebut sebagaimana mestinya atau belum. Anne menegaskan, jika masih ada dari para pengelola pasar modern ini tak mengindahkan edaran tersebut siap-siap kena sanksi. "Kalau tak mengindahkan edaran itu, yang terpaksa kami cabut izin usaha mereka," ujarnya. 

Mal Pelayanan Publik, Komitmen Pemkab Purwakarta Layani Warga Sepenuh Hati

Mal Pelayanan Publik, Komitmen Pemkab Purwakarta Layani Warga Sepenuh Hati

access_time2020-03-10 09:08:34 tagBerita Harian

Pemerintah Kabupaten Purwakarta terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Hal ini dibuktikan dengan penandatanganan nota kesepahaman. Nota tersebut disepakati antara Pemerintah Kabupaten Purwakarta bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengatakan pihaknya terus melakukan inovasi di bidang pelayanan publik. Menurut dia, inovasi tersebut berguna dalam rangka kecepatan dan ketepatan aparatur sipil negara dalam memberikan pelayanan.“Sudah zamannya serba cepat dan tepat. Mal Pelayanan Publik kita prioritaskan untuk seluruh warga Purwakarta. Semuanya harus terlayani secara cepat dalam satu gedung. Jadi, kita memiliki pelayanan terintegrasi,” kata Anne. Tepatnya, usai penandatanganan MoU pada Selasa (10/03/2020) di Kantor Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Jakarta. Anne menjelaskan bahwa Mal Pelayanan Publik merupakan pembaharuan sistem pelayanan publik di Indonesia. Sistem ini adalah generasi ketiga dari sistem pelayanan terpadu satu atap yang beberapa tahun lalu pernah diluncurkan.Anne berharap performa birokrasi di Purwakarta semakin efektif dan efisien melayani warga. Karena itu, dirinya siap mengawal kebijakannya tersebut sampai pada tatanan teknis.“Prinsipnya melayani dengan hati. Birokrat di Purwakarta harus merasakan kebutuhan warganya. Ini penting dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik. Sehingga, orientasi kerja menjadi lebih maksimal. Target dan strateginya kita tetapkan dan jalankan bersama seluruh lini birokrasi,” katanya. Didukung Menteri Langkah Pemkab Purwakarta mendapat dukungan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo. Mantan Menteri Dalam Negeri itu bahkan menyaksikan langsung penandatanganan MoU bersama dengan 46 kepala daerah lainnya. Senada dengan Anne, Tjahjo pun berujar hal yang sama. Menurut dia, teknologi informasi harus terintegrasi dengan pelayanan publik demi kecepatan dan ketepatan dalam pelayanan. Sehingga, masyarakat tidak lagi direpotkan dengan kebiasaan birokrasi yang njelimet. “Semangatnya mengintegrasikan pelayanan. Itu kita harus satu suara dulu di situ. Purwakarta dan 46 daerah lain hari ini menyatukan suara demi pelayanan yang lebih baik untuk masyarakat,” kata Tjahjo.Sebanyak 100 lebih jenis layanan akan tersedia di Mal Pelayanan Publik. Layanan tersebut mulai dari identitas kependudukan, dokumen pertanahan, dokumen perizinan, sampai dokumen imigrasi. (*)

Gempungan Di Buruan Urang Lembur

Gempungan Di Buruan Urang Lembur

access_time2020-03-04 07:21:38 tagBerita Tautan

Masyarakat Desa Cihideung, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta, memadati halaman desa setempat. Mereka menghadiri acara “Gempungan di Buruan Urang Lembur” yang diinisiasi Pemkab Purwakarta, Rabu (04/03/2020). Gempungan di Buruan Urang Lembur merupakan pelayanan jemput bola gabungan dari seluruh dinas terkait kepada masyarakat. Kepala Desa Cihideung Engkos Kosasih mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Purwakarta, dalam hal ini bupati Purwakarta, yang telah membantu masyarakatnya melalui program tersebut. "Sangat terbantu sekali dan masyarakat sangat antusias," kata dia. Dalam kegiatan ini, berbagai pelayanan digelar, mulai dari pelayanan perizinan, pelayanan keluarga berencana, pembuatan dokumen kependudukan, pelayanan kesehatan, serta perpustakaan keliling. Tak hanya itu, para petani di desa setempat mendapat bantuan kartu tani dari Dinas Pertanian serta pembagian susu gratis dari Dinas Peternakan. Sebagian masyarakat pun mendapatkan bantuan untuk diikutkan program keluarga penerima jaminan kesehatan melalui jaminan kesehatan nasional. "Semoga program pelayanan yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat ini terus berlanjut," ujar Bupati Purwakarta.Di tempat yang sama.Progam ini memberikan akses langsung kepada masyarakat Purwakarta untuk mendapatkan pelayanan. Mereka tidak perlu repot mengantri di loket-loket dinas karena petugas dinas datang langsung menemui masyarakat."Program ini langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terutama di Kecamatan Pasawahan,Diketahui, selain dihadiri unsur Muspika, sejumlah kepala dinas juga turut hadir dalam acara tersebut.